Selasa, 20 Desember 2011

VOTE #2

PEMIRAAAAA, yeay...
Dukung #2 untuk HMJ Akuntansi yang lebih baik..

Jumat, 21 Oktober 2011

Jumat, 22 April 2011

I Love Them :*

Hmm, ini terinspirasi dari mereka (kakak dan adik) yang sangat saya sayangi..

Sudah kurang lebih selama 1 tahun, saya merasakan bagaimana menjadi anak tunggal. Tapi bukan karena saya benar2 anak tunggal, melainkan mereka (kakak dan adik saya) yang mengalami nasib sebagai anak rantau. Untungnya masih ada adik kecil saya dirumah yg berumur 3 tahun. Wah, rasa kesepian itu suka tiba-tiba muncul dengan sendirinya. Jelaslah, biasanya kami selalu menghabiskan waktu bersama dirumah, tapi sekarang mereka sibuk dengan tugas mereka masing-masing yang ngga lain buat mencari ilmu yang setinggi-tingginya. Waktu kami yang tersedia untuk bertemu pun tidak sesering dulu. gimana ngga, kaka saya yang pertama si Muammar Fauzy, dia kuliah dan bekerja di Kalimantan. Dan tugasnya di BPK sebagai audit bukanlah untuk main-main, dia memegang tugas yang berat. Itu sebabnya bang muam jarang pulang, paling kalo lebaran atau mungkin ambil jatah cuti. Kemudian si Salafuddin Al-Ayubi (kaka kedua saya). hmm, kalo yang ini jangan ditanya, sibuknya sibuk banget, bahkan bisa nyaingin sibuknya para pejabat(lebay dikit). iyalah, kuliah di Institut Pertanian Bogor dan  hampir semua organisasi di kampusnya dia ikutin. ini nih yang bikin dia jarang pulang. Dan Khairunnisa (adik saya), kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (sekolah idaman saya sendiri). Ga jauh beda sama abang saya yg kedua itu, adik saya ini juga sebagai aktivis kampus yang kegiatannya cukup padat, apalagi tugasnya sebagai mahasiswa STAN, nilai jelek sedikit.. DO. 

Obat satu-satunya ya cuma Aisyah Cendekia Putri (adik saya yg paling kecil) yang selelu menemani saya dirumah,hehe. hmm semakin banyak saya cerita tentang mereka, rasa kangen itu jadi semakin menjadi-jadi, oke mungkin sampai disini dulu . Gimanapun juga, mereka adalah orang-orang yang saya banggakan,karene berkat mereka saya selalu termotivasi untuk menjadi pribadi yang aktiv dan berguna buat orang lain tentunya, buat ayah dan ibu kami bangga terutama :)


i love them so much :*

Kamis, 21 April 2011

Paris dan Dunia Fotografi

Kota Paris, Perancis dikenal memiliki berbagai daya tarik. Selain dikenal sebagai kota mode, Paris ternyata memiliki
Sudut Kota Paris
sejarah panjang di dunia fotografi. Untuk memperkenalkan perjalanan fotografi di kota Paris saat ini tengah digelar pameran foto di The Jakarta International Foto Summit di Galeri Nasional Jakarta. Selain foto-foto tentang kota Paris dalam pameran tersebut juga ditampilkan puluhan karya fotografer nasional.

Nampaknya tidak berlebihan jika Paris disebut sebagai ibukota fotografi. Setidaknya di ibukota Prancis ini pada tahun 1816 salah satu warganya untuk pertama kalinya ia menggunakan lensa pada kamera foto.
Hal itu juga ditunjukkan lewat beberapa karya maestro fotografi Perancis yang dibuat pada tahun 1900 – 1903, saat dimana fotografi meninggalkan cara lama merekam cahaya dalam lempengan tembaga dan menggantikannya dengan mika yang dilumuri pesan emulsi atau sering disebut film foto yang kini dipamerkan.
Selain sisi sejarah, foto-foto koleksi kota Paris ini hampir semua mempresentasikan kota Perancis dan kehidupan didalamnya sesuai tema pameran yakni “City fo Hope”. Ini adalah karya kontenporer milik Wilfrid Rouff yang bertajuk aknim sebuah karya fotografi yang merekam kehidupan diberbagai sudut kota Perancis dari anak jalanan, ibu rumah tangga hingga petugas pemakaman. Karya ini dibuat dengan menggunakan dua kamera digital dan analuk serta bersamaan dengan obyek yang sama. Sebuah karya pertemuan dari dua kamera yang berbeda era. Wilfrid menyebut, obyek karyanya adalah anonim dan selama pembuatannya ia juga anonim ditengah obyeknya.
Karena untuk menjelaskan karyanya, ia pun tidak mau menampilkan jadi dirinya. Karya Wilfrid ini merupakan proyeksi fotografi yang merupakan pertukaran pandangan atau persepsi tentang perkotaan khususnya kota Perancis yang diwakili dirinya dan persepsi perkotaan Jakarta yang diwakili Paul Kadarisman.
Selain karya foto dari Perancis, ada 24 fotografer Indonesia turut dalam pameran ini. Rencananya pameran seperti ini oleh Galeri Nasional akan digelar tiga tahun sekali.
Source : indosiar.com

Paris Kota Wisata

Paris Kota Wisata Dua Dunia
Laporan: Aiyub Ilyas
Siapa tidak kenal dengan kota Paris sebagai kota mode dunia yang sering menjadi aikon cinta dan romantisme kaula muda diseluruh dunia. Ibarat dara cantik yang siap memikat para perjaka yang tertegun memandang kemolekan dan keindahan panorama yang dimilikinya. Sungai Seine yang membelah kota paris mengingatkan kita akan krung Aceh yang membelah kota Banda Aceh. Dikanan kiri serta ditengah berdiri karya-karya monumental umat manusia dari abat ke abad yang terus dipertahankan dan terawat dengan rapi seakan ingin melambai kita dengan senyuman manis sambil berucap, lihatlah wajah ku, wajah tua yang dipoles dengan manis tetap memiliki daya tarik yang membuat kalian dibelahan benua manapun bermimpi menggapai asa ingin melihat wajah molekku.
Lihat saja betapa terkenalnya menara Eiffel yang sering digelamorkan sebagai tempat paling romantis di dunia. Sampai-sampai film ”Paris in Love” dan ”From Paris with Love” telah melengkapi romantisme kota ini. Sehingga tidak mengherankan para kaula muda yang berduit menguras kocek, hanya ingin mengucapkan cinta pada pasangannya dibawah menara tersebut. Bukan cuma di zaman moderen, sekaliber Adolf Hitler pun terkagum-kagum melihat kemolekan kota Paris dalam serangkaian kunjungan wisata kaum Nazi tahun 1940. Dia pun turut berpose didepan Eiffel seakan menjadi bukti telah menyibak selendang manis putri Paris nan cantik jelita. Kalau kita mau jujur, sebenarnya Eiffel hanya biasa-biasa saja, tapi telah mampu disulap menjadi aikon romantisme dunia.
Sangkin terkenalnya dunia seakan menjadi kecil ketika kita menginjakkan kaki di kota Paris. Dengan mudah kita bisa menemukan orang Indonesia dan Malaysia di berbagai objek wisata di kota paris, padahal orang bilang bahwa dunia tidak selebar daun kelor. Untuk mengenjot wisatawan pemerintah Paris mungucurkan trilyunan dollar untuk membangun infra struktur pendukung sehingga para wisatawan merasa nyaman dan aman berlama-lama di kota ini. Tidaka hanya kaum berduit mereka yang pas-pasan pun punya kesempatan menikmati moleknya paras Paris. Kenapa tidak mulai dari pesawat murah seperti easy jet dan ryan air dari berbagai negara Eropa setia melayani rute ini. Masalah penginapan, tentu tersedia banyak hostel-hostel murah untuk kaum back packer yang mudah dijamah. Kunjungan singkat satu, dua hari telah mampu mengaduk-aduk seluruh kota Paris. Transportasi menjadi penopang utama kenyamanan wisatawan. Untuk tiket pun tidak perlu pusing karena kita bisa beli paket sesuai jumlah hari yang diinginkan dan kita sudah bisa menggunakan semua jenis kenderaan umum yang ada, kecuali taxi.
Sampai-sampai peulis pernah berfikir inilah kota dua dunia. Bagaimana tidak, dalam sekejab orang ramai di jalanan, tapi kemudian hilang lenyap entah kemana. Bukan sihir bukan sulap, tapi dibawah tanah terdapat kehidupan seperti layaknya kita menonton film kura-kura ninja. Puluhan jalur transportasi kereta api dan metro siap melayani kemanapun tujuan kita, inilah bukti banyak jalan menuju roma. Di jalanan puluhan bus hilir mudik pada jalur bus way yang melaju tertip tanpa kemacetan, karena semua mematuhi peraturan. Jakarta yang merasa kewalahan dan frustasi menangani kemacetan, maka Paris berbisik ada lagi yang mau kemari, siapa takut. Pada jalur-jalur sibuk seperti menuju Eiffel metro pun dibuat dua tingkat sehingga selalu tersedia tempat duduk bagi pengguna. Berdiripun sebenarnya tidak masalah karena waktu tempuh yang dalam hitungan menit. Masyarakat Paris pun seakan telah bersepakat untuk memuaskan tamu mereka, sehingga mereka siap menamppung pertanyaan tetek bengek para wisatawan. Kadang tanpa bertanya, karena kita bingung mereka langsung menyapa. Tidak bisa bahasa inggris, bahasa insyaratpun digunakan untuk melayani wisatawan. Ini pula yang mungkin membuat para wisatawan merasa nyaman dan ingin kebali.
Dari tulisan ini penulis ingin membuka mata kita bahwa dunia wisata bukan hanya dunia brosur dan iklan. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau intansi terkait. Tapi dunia yang menjadi tanggung jawab semua pihak. Pemerintah harus berani berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur pendukung, seperti sarana transportasi yang aman dan nyaman, yang diikuti sikap manis masyarakat untuk selalu mebuat nyaman dan tidak menjengkelkan wisatawan. Sehingga untuk menyambut tahun kunjugan wisata Aceh 2011, sudah selayaknya pemerintah Aceh berbenah untuk menjual paket-paket menarik, seperti menjadikan aikon tsunami sebagai pengganti Eiffelnya Paris adalah pemikiran yang brilian, yang diramu dengan pagelaran budaya dan pembenahan situs sejarah dengan segala sisi enrtaimentnya, sehingga memiliki nilai jual. Soal alam kita punya segalanya, tapi pada tahap awal kita masih kalah saing dengan Bali. Bila perlu ada bulan kunjugan budaya sebagai daya tarik yang menarik dipikirkan. Taman Ratusafiatudin jangan lagi dibiarkan hanya tempat tidur para Satpam penjaga sementara APBA dan APBK terus mengalir untuk renovasi, tapi harus difungsikan sebagai tempat pagelaran seni dan wisata souvenir. Singkatnya dalam dunia parawisata: juallah paket menarik, kemas lebih menarik, disajikan dengan pelayanan yang menarik dilengkapi sarana pendukung yang menarik dengan promosi yang menarik, pasti wisatawan akan tertarik.
Aiyub Ilyas adalah  Mahasiswa HUC Norwegia,  Aktivis World Achehnese Association

MODAL VENTURA

MODAL VENTURA
Pada dasarnya modal ventura adalah bentuk pembiayaan dengan penyertaan modal ke dalam sebuah perusahaan. Dalam hal ini perusahaan yang memberikan dana menyertakan modalnya ke dalam sebuah perusahaan tertentu dalam jangka waktu tertentu. Modal ventura juga merupakan sebagai badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke suatu perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan untuk jangka waktu tertentu.
Dalam melaksanakan operasinya, modal ventura dapat memberikan berbagai jenis pembiayaan dan jasa.

 Modal ventura dapat didefinisikan dalam berbagai versi, namun pada dasarnya berbagai macam definisi tsb mengacu pada satu pengertian mengenai modal ventura, yaitu suatu pembiayaan oleh suatu perusahaan kepada suatu perusahaan pasangan usahanya yang prinsip pembiayaanya adalah penyertaan modal. Perusahaan yang menerima penyertaan modal disebut Perusahaan Pasangan Usaha atau Investee Company, dan perusahaan yang melakukan penyertaan modal disebut Perusahaan Modal Ventura. Meskipun prinsip pembiayaan dari modal ventura adalah penyertaan, hal tersebut tidak berarti bahwa bentuk formal dari pembiayaannya selalu penyertaan. Bentuk pembiayaannya bisa berupa obligasi atau bahkan pinjaman, namun obligasi atau pinjaman tidak sama dengan obligasi atau pinjaman biasa, karena mempunyai sifat khusus yang pada intinya mempunyai syarat pengembalian dan balas jasa yang lebih lunak. Syarat yang lebih lunak itu dapat bermacam-macam, antara lain dapat berupa :
  • Bagi hasil
  • Pembayaran pinjaman hanya jika perusahaan pasangan usaha mampu mendapatkan tingkat keuntungan tertentu
  • Pinjaman dapat dikonversikan menjadi saham/penyertaan
Disamping pengertian di atas, modal ventura oleh beberapa pihak diberi batasan sebagai berikut :
  • Perusahaan modal ventura adalah badan usaha yang melakukan pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan penerima bantuan jangka waktu tertentu (Keppres no. 61 tahun 1988)
  • Modal ventura adalah usaha penyediaan pembiayaan untuk memungkinkan pembentukan dan pengembangan usaha-usaha baru di berbagai bidang (Robert White)
  • Modal ventura adalah investasi jangka panjang dalam bentuk pemberian modal yang mengandung resiko, dimana penyedia dana, terutama mengharapkan capital gain disamping pendapatan bunga atau deviden(Tony Lorenz)
  • Modal ventura adalah dana yang diinvestasikan pada perusahaan atau individu yang memiliki resiko tinggi (Clinton Richardson)

 
 

duniaku Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez